Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Maret 2016

Survei Aplikasi Gempa Bumi Pada Ponsel Android Maret 2016

Latar Belakang

Indonesia adalah negara yang berada pada lempeng tektonik Indo-Australia. Selain itu, indonesia juga termasuk negara yang dilintasi cincin gunung berapi Pasifik (Pacific Ring of Fire). Oleh sebab itu Indonesia adalah negara yang sangat rentan dengan bencana gempa bumi, baik gempa bumi tektonik maupun vulkanik.

Teknologi telepon seluler yang makin berkembang dengan harga semakin murah, membuat hampir semua penduduk di dunia menggunakannya. Tercatat pada www.statisa.com, tahun 2015, di wilayah Asia-Pasifik, pengguna telepon seluler telah mencapai 2,5 milyar pengguna, dan masih terus pertambah. Selain itu dari www.idc.com, sistem operasi telepon seluler pintar Android menguasai market share dunia lebih dari 80% di tahun 2015.

Aplikasi-aplikasi yang menyampaikan informasi gempa bumi telah banyak dibuat dan dipasarkan oleh para developer. Berdasarkan data statistik market share dunia yang menyebutkan telepon seluler pintar berbasis Android telah menguasai pasar, dan fakta lokasi Indonesia berada di daerah rawan bencana gempa bumi, maka tiga aplikasi penyedia informasi gempa bumi akan dievaluasi. Pemilihan tiga aplikasi tersebut berdasarkan hasil pencarian pada situs Google Play, diambil tiga aplikasi pada urutan pertama. Aplikasi-aplikasi tersebut adalah :




Tata Cara Singkat Pengisian Kuesioner Survei

  • Unduh dan install ketiga aplikasi informasi gempa bumi tersebut di atas pada telepon seluler anda melalui Google Play atau unduh apk (.rar)
  • Unduhlah file excel berisi kuesioner untuk survei di sini : Unduh file kuesioner survei
  • Gunakan setiap aplikasi tersebut semaksimal mungkin.
  • Kemudian isilah file kuesioner satu sheet untuk satu aplikasi.
  • Simpan dan kirim file excel yang telah diisi ke alamat : ilmubiner@gmail.com dengan subjek / tajuk e-mail : App Gempa
  • Selesai.
Atas kesediaan mengisi kuesioner survei, saya haturkan terima kasih sebesar-besarnya.

Jaminan : alamat e-mail dan data anda tidak akan dipublikasi atau diberikan kepada pihak lain.

Selasa, 11 Oktober 2011

SQLite, Lite Ukurannya, Lite Perintahnya

Awal mulainya sih SQLite gue cuekin. Tapi waktu mulai pakai Android... eh kok database-nya pakai SQLite ya? Nah mulai dari situ rada-rada penasaran, tapi masih agak cuek. Dan masih pakai mySQL di PHP. Padahal PHP sudah mendukung SQLite.

Belakangan... lagi mikir lagi (dulu pernah mikir) gimana caranya nempelin data yang lumayan banyak dalam file .exe tapi gampang di-manage. Berhubung belum ada bayangan, iseng-iseng cari database alternatif... nah kebetulan inget lagi SQLite... penasaran sama "lite"-nya. Seberapa "lite" sih? So, nanya mbah Gugel lah akhirnya. Nih sekelumit cerita dari mbah Gugel.

SQLite tuh yang bikin pak de Richard Hipp tahun 2000. Waktu itu pake de Hipp bekerja di General Dynamic (pabrik yang bikin pesawat tempur F-16!) yang lagi ngerjain proyeknya US Navy. Kerjaan pak de Hipp bikin program yang mau dipasang di dalam rudal penghancur kapal yang berbasis sistem operasi HP-UX dan database Informix. Mungkin pak de pikir Informix kebesaran kali ye, jadinya ya dia bikin sendiri database yang imut tapi tidak amit... maka jadilah SQLite. Dan yang paling salut sama pak de Hipp, beliau buka source code-nya untuk umum! Eh source code-nya pakai bahasa C lho (kalo di sini boro-boro dibuka... minta bayarannya selangit!).

Yuk kita kenalan sama SQLite ini :
  • Kalo Oracle, mySQL, SQL Server termasuk RDBMS (Relational DataBase Management System). SQLite termasuk ERDBMS (Embedded RDBMS). Maksudnya embedded; database SQLite sebagai library dan di-compile bersama programnya... dan menjadi bagian terintegrasi dengan program aplikasi.
  • SQLite merujuk pada SQL-92 namun pastinya ada pengurangan fitur-fitur (biar ukurannya kecil).
  • Mendukung multithread untuk baca data. Tapi kalau nulis data, menerapkan locking database (satu database dikunci, sehingga user lain tidak bisa mengubah atau menambah data pada tabel lain).
  • Secara opsional mendukung karakter Unicode.
  • Bahasa pemrograman yang didukung : BASIC, C, C++, Clipper//Harbour, Common Lisp, C#, Curl, D, Delphi, Haskell, Java, Lua, newLisp, Objective-C (Mac OS X dan iOS), OCaml, Perl, PHP, Pike, Python, REBOL, R, REALbasic, Ruby, Scheme, Smalltalk, Tcl, Visual Basic, and JavaScript. Ada juga COM (ActiveX) wrapper sehingga dapat diakses melalui JScript and VBScript. Lezaaattt :p
  • Program yang udah menyertakan SQLite di dalamnya :
  • Mozilla Firefox, Mozilla Thunderbird (bookmarks, cookies, contacts dsb.) .
  • Skype.
  • Adobe Photoshop Lightroom, Adobe AIR, Adobe Reader.
  • Ruby on Rails'.
  • Opera.
  • Service Management Facility pada Solaris dan OpenSolaris.
  • HTML5 menerapkan SQLite sebagai WebSimpleDB API.
  • Apple's iOS (SMS/MMS, Calendar, Call history, Contacts storage).
  • Symbian.
  • Nokia's Maemo.
  • Google's Android.
  • Google's Chrome browser.
  • RIM's BlackBerry.
  • Linux Foundation's MeeGo.
  • Palm's webOS.
Wew, ternyata banyak juga ya yang udah pakai.... bagi yang tertarik silahkan klik http://sqlite.org

Selasa, 10 Mei 2011

Download Tutorial Membuat Aplikasi Android Hello World (PDF)

Hai... berkaitan dengan dua tulisan sebelumnya mengenai pembuatan aplikasi Android hello world yang tidak dilengkapi gambar, sekarang telah dirilis file PDF tutorial untuk membuat aplikasi android hello world. Jadi tutorial membuat aplikasi android hello world tersebut melengkapi dua tulisan sebelumnya yaitu tulisan I dan tulisan II

Tutorial membuat aplikasi android hello world ini besarnya 2.75 MB dapat di-download di sini atau di sini.

Selamat belajar

Kamis, 21 April 2011

Masalah pada Penamaan VB.Net, Database SQL Server dan Access

*glodagh!*

Berdasakan pengalaman dari dulu, bahwasannya membuat suatu nama (misal nama file, nama prosedur, nama tabel, dan nama-nama lainnya) tidak boleh menggunakan SPASI menjadi aturan baku yang tidak bisa diganggu gugat. Ternyata kemarin mendapatkan problem karena ada nama tabel yang memakai spasi!!!

Gara-garanya adalah tabel tersebut sudah dibuat sangat lama (mungkin waktu masih super bego) kemudian digunakan lagi dalam membuat program VB.Net yang mengakses database... alhasil selama tiga hari mencari-cari penyebab masalah tidak bisanya data disimpan di dalam database tanpa menggunakan perintah SQL "insert" secara eksplisit (melalui dataset). Nah setelah nama tabelnya diganti (spasinya dihilangkan), barulah programmnya berjalan dengan benar.

Kesimpulan :

Jika ingin membuat nama, nama apa saja, nama file kek, nama database kek, nama class kek... jangan menggunakan SPASI walaupun sistem operasi Windows dan aplikasi-aplikasinya mendukung pemakaian spasi untuk penamaan. Gunakanlah garis bawah (underscore) sebagai pengganti spasi, atau dapat juga menggunakan cara penulisan punuk Onta (Camel text) Contoh : Hitung Total() diganti dengan Hitung_Total() atau HitungTotal()

Senin, 11 April 2011

Membuat Aplikasi Android dengan App Inventor




Saat ini Google tengah mengembangkan program untuk membuat aplikasi pada Android yang bernama App Inventor. App Inventor ini berbasis web. App Inventor telah sampai pada versi beta, yang bisa dikatakan sebentar lagi akan dirilis versi finalnya.

App Inventor dibuat bagi para orang awam yang tidak mengetahui pemrograman komputer sama sekali seperti siswa sekolah maupun perawat. App Inventor berbasis grafis sehingga diharapkan agar pemakainya mudah menggunakan dan tidak perlu mengetik kode programnya. (Hmm terdengar sangat lezat!!!)

App Inventor dibuat berdasarkan projek para professor di MIT, yang memang tujuan awalnya mengembangkan program bagi para siswa sekolah. Untuk mendonlodnya bisa masuk ke :

http://appinventor.googlelabs.com

Belajar Membuat Aplikasi Android Hello World : Membuat Program untuk Android User Interface XML

Tulisan ini adalah sambungan dari tulisan sebelumnya : Belajar Membuat Aplikasi Android Hello World : Membuat Program untuk Android.

Berikut ini contoh program Hello World untuk Android yang menggunakan XML sebagai antar muka pemakai (user interface).

Pada Eclipse, bukalah file main.xml yang dibuka melalui Package Explorer (ada di bagian kiri source code), pili folder res (singkatan dari resources). Lalu masuk ke folder Layout. Di dalam folder Layout inilah file main.xml berada. Klik tab main.xml (di bawah source code). Gantilah kode XML yang ada di dalam file main.xml dengan kode sebagai berikut :

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<TextView xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
android:id="@+id/textview"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="fill_parent"
android:text="@string/hello"/>

Kemudian bukalah file strings.xml yang berada di dalam folder values yang ada di dalam folder res. Klik tab strings.xml (di bawah source code). Gantilah teks yang ada di antara tag string bebas terserah anda.

Setelah itu kemudian modifikasilah source Java-nya seperti di bawah ini :

package com.example.helloandroid;
import android.app.Activity;
import android.os.Bundle;
public class HelloAndroid extends Activity {
/** Called when the activity is first created. */
@Override
public void onCreate(Bundle savedInstanceState) { super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.main);
}
}


Kemudian "Re-run" prrogramnya lagi.

Nah demikianlah contoh program Java Android pada ketiga tulisan, menggunakan UI Java maupun XML. Selamat belajar.

Download tutorial pdf Belajar Membuat Aplikasi Android Hello World

Kamis, 07 April 2011

Belajar Membuat Aplikasi Android Hello World : Membuat Program untuk Android

Okay sekarang saatnya membuat aplikasi Hello World Android. Syarat untuk membuatnya harus sepeti yang sudah ditentukan di posting sebelumnya. Silahkan baca : Belajar Membuat Aplikasi Android Hello World : Menyiapkan Toolkit dan Environment.

  1. Bukalah Eclipse-nya, kemudian buatlah projek baru dengan mengklik : File --> New --> Project...
  2. Jika muncul window "New Project", masuklah ke folder Android lalu klik Android Project, lalu klik tombol Next.
  3. Jika muncul window "New Android Project", isi Project Name. Nama projek terserah. Lalu pada bagian Build Packet, pilih paket Android sesuai versi yang diinginkan. Isi Application Name. Isinya terserah. Lalu isi Package Name, biasanya diisi dengan : com.example.namaProject. Tapi kalo mau nama lain ya silahkan aja. Centang opsi Create Activity, lalu isi dengan nama projek. Terakhir klik tombol Finish.
  4. Modifikasilah kode asli dengan kode di bawah ini :

    package com.example.helloandroid;

    import android.app.Activity;
    import android.os.Bundle;
    import android.widget.TextView;

    public class HelloAndroid extends Activity {
    /** Called when the activity is first created. */
    @Override
    public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
    super.onCreate(savedInstanceState);
    TextView tv = new TextView(this);
    tv.setText("Hello, Android\nEureka!");
    setContentView(tv);
    }
    }
  5. Sebelum menjalankan program, siapkan dahulu AVD (Android Visual Device). Android Visual Device adalah emulator Android device. Caranya : pada menu bar Eclipse, klik Window --> Android SDK and AVD Manager.
  6. Jika muncul window Android SDK and AVD Manager, pilih Virtual Device lalu klik tombol New.
  7. Jika muncul window Create new Andoid Virtual Device (AVD), isi Name, bebas. Lalu pilih Target, sesuai versi Android yang diinginkan dan yang akan digunakan. Lalu pilih Skin. Terakhir klik tombol Create AVD.
  8. Pilihlah AVD yang baru saja dibuat pada list, lalu klik tombol Start. Jika muncul window Launch Option, kliklah tombol Launch.
  9. Jika window Android emulator muncul, tunggulah beberapa menit karena proses launching Android emulator atau AVD membutuhkan waktu. Jika telah siap (muncul gambar pemandang sebagai background dan robot ijo). Maka tinggal menjalankan program.
  10. Untuk menajalankan program, pada menu bar di Eclipse, klik Run --> Run. Tunggulah sampai tampilan "Hello World" muncul pada Android emulatornya / AVD.
  11. Sekian.
Langkah di atas merupakan langkah-langkah membuat aplikasi Android, yang UI (User Interface)-nya berbasis Java. Pada tulisan selanjutnya, akan mengubah program Hello World Android tersebut di atas menggunakan UI (User Interface) berbasis XML.

bersambung...

Senin, 04 April 2011

Belajar Membuat Aplikasi Android Hello World : Menyiapkan Toolkit dan Environment



Semenjak Samsung Galaxy Mini menjadi teman setia di mana pun berada... hati senantiasa tergelitik untuk meraba-raba apa yang ada di balik baju yang begitu canggih. Dan kubuka satu persatu simpul-simpul kebodohan satu per satu [halah sok sastra nih!! hehehe]

Ladies and gentlemen berikut gue beri apa yang saya tahu [mosok yang ga tahu mau diberi tahu... gimana coba! :p]

Alat-alat perang yang kudu dimiliki :
  1. Komputer pake Windows [sorry masih pake WinXP] + lagu-lagu mp3 'ma playernya... biar klo bete bisa jingkrak-jingkrak sendiri.
  2. Download dan install JDK (Java Development Kit) Java SE [gue pake JDK Java SE 6 Update 20]. Jangan lupa setting JAVA_HOME atau Java path. Caranya bisa dicari di Google.
  3. Download dan install Eclipse dari situs eclipse.org. Eclipse adalah IDE (Integrated Development Environment) yaitu software untuk mengetik kode program, mengompilasi dan mengetes program, mencari kesalahan program. Katanya pakai Eclipse Classic [tapi gue pake Eclipse Helios (for Java development) it's oke-oke saja tuh, padahal katanya ada masalah kalo pake Helios]. Eh Eclipse ga perlu diinstall lho, cukup diekstrak! enak too.
  4. Download Android SDK dari situs developer.android.com [pilih yang ZIP biar kagak perlu nginstall. Soalnya waktu pakai yang .exe ga mau detect JDK-nya]. Saat tulisan ini ditulis, Android SDK-nya R10. Ekstraklah Android SDK-nya.
  5. Masuk ke folder Android SDK [punya gue di D:\android-sdk-window] jalankan file SDK manager.exe
  6. Pilih SDK Platform Android [gue pilih Android 2.2 sesuai hape gue] lalu download sampai selesai. Klo internetnya lemot silahkan dengerin lagu dulu hehehehe...
  7. Kelar download, buka Eclipse untuk menyetting ADT plugin Android. Caranya, pada menu bar, klik Window --> Preferences.
  8. Klik tombol Browse, lalu pilih folder tempat Android SDK berada, lalu klik Apply, lalu restart Eclipse. Jika sukses berarti siap tempurrr...!!!
Mm, sebenernya sih kalo belajar Androidnya mau enak, kudu ngerti dulu pemrograman Java sama XML... pasti lebih jossss. Yang belum ngerti Java or XML gimana? ya belajar dulu... akan lebih baik.

Bersambung... ke Belajar Membuat Aplikasi Android Hello World : Membuat Program untuk Android