Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Operasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 September 2015

File Allocation Table : FAT32 vs exFAT

Gara-gara lagi ngopy file video yang gedenya 5 gigaan gagal... akhirnya minta petujuk mbah gugel lagi. Kegagalannya sih gara-gara file allocation table-nya nggak sanggup nyimpen file segede itu. Berikut cerita si mbah...

File allocation table merupakan arsitektur sistem file pada komputer. Pada dasarnya file allocation table merupakan daftar index yang dibuat dan dialokasikan saat suatu media penyimpanan (hard disk, flasg disk, memory card dsb.) diformat. Daftar index tersebut berisi data tentang setiap cluster yang berdampingan yang ada di dalam media penyimpanan tersebut. Cluster merupakan area yang terdiri dari beberapa sektor (kalau ingin tahu tentang sektor dan struktur penyimpanan pada media penyimpanan cek di sini : https://en.wikipedia.org/wiki/Data_cluster). Selain itu data yang disimpan dalam daftar index atau file allocation table adalah bilangan yang menunjukkan cluster sambungan dari suatu file, penanda akhir file, area yang belum digunakan, area khusus yang dicadangkan.

Di dunia IT ada beberapa jenis file allocation table yang populer, antara lain :
  • FAT, FAT16, FAT32, exFAT (DOS, Win, diskette, flash disk, memory card)
  • NTFS (WinNT, WinXP+)
  • ext, ext2, ext3 (Linux)
Untuk lebih jelas mengenai file allocation tabel lainnya bisa diintip di sini : https://en.wikipedia.org/wiki/Comparison_of_file_systems

Mengapa waktu menyimpan file 5 GB tidak bisa ternyata sistem file yang digunakan adalah FAT32. Lalu si mbah menerawang sistem file yang cocok untuk file ukuran besar dan hasilnya ....

Feature
FAT32
exFAT
Maximum Volume Size
8 TB*
128 PB
Maximum File Size
4 GB
16 EB
Maximum Cluster Size
32 KB **
32 MB
Maximum Cluster Count
228
232
Maximum File Name Length
255
255
Date/Time resolution
2 s
10 ms
MBR Partition Type Identifier
0x0B, 0x0C
0x07

Sumber : http://ntfs.com/exfat-comparison.htm

Wooo pantesss aja.. FAT32 ternyata hanya mampu menyimpan file berukuran 4 GB... hadeuuhh. Terpaksa deh format ulang nih memory card. Mudah-mudahan bisa dipakai di mana saja.

Senin, 06 Juli 2015

Menghapus Service di Windows 7/XP

Sebenarnya tulisan ini bukan lanjutan dari postingan : Membuat File .exe Sebagai Service, tetapi kalau ada awal pasti ada akhir, ada pembuka ada penutup, ada install ada uninstall. Berikut perintah untuk menghapus service melalui command prompt atau konsole DOS.

sc delete “Adobe LM Service”


Awas! jangan sembarangan menghapus service!! salah-salah komputer tidak bisa digunakan!!!

Kamis, 12 Februari 2015

Membuat File .exe Sebagai Service

Gara-gara bikin aplikasi web pakai PHP untuk akses database Foxpro 2.6 (.dbf) mengakibatkan downgrade xampp ver. 1.4.5 yang PHP-nya masih support database keluarga keturunan DBase. Yang jadi masalah adalah xampp 1.4.5 tidak ada tool untuk menjalankan Apache dan MySQL sebagai service di sistem operasi Windows (7). Jadi naikin Apache sama MySQL-nya harus manual, sehingga bisa manimbulkan masalah kalau saya nggak ada untuk menyalakan Apache + MySQL... apa jadinya nanti?.

Akhirnya nguplek2 Google dan menemukan cara untuk membuat file .exe dijadikan service di sistem operasi Windows. Kenapa file .exe dijadikan sebagai service? karena jika file .exe dijadikan service maka setiap kali komputer di-boot atau di-reboot, file .exe yang menjadi service tersebut otomatis akan dieksekusi dan running sebagai background (baca : tidak ada window / jendelanya). Jadi kalau saya nggak ada, orang lain tinggal menyalakan komputer yang otomatis akan meng-up-kan Apache + MySQL-nya.

Cara membuat file .exe sebagai service adalah :
  1. Buka Command Prompt alias Windows Console alias DOS prompt window alias cmd.
  2. Ketik :
    sc create namaService binpath= "c:\xampp\xampp_start.exe"
    lalu tekan tombol Enter. namaService bebas. Simbol = dengan teks binpath tidak boleh ada spasi. Nama File dan path-nya harus di antara tanda kutip dua.
  3. Jika proses di atas sukses, ketik :
    c:\xampp\xampp_start.exe /install
    lalu tekan tombol Enter.Selesai.
Perintah sc pada langkah no.2 untuk menjalankan file sc.exe yang gunanya membuat file .exe sebagai service. File sc.exe ini adalah bawaan pada sistem operasi Windows. Service yang dibuat menggunakan sc.exe dapat dilihat melalui Control Panel -- System and Security -- Administrative Tools -- Services.

Sekian, semoga bermanfaat!