Tampilkan postingan dengan label CSS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CSS. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 April 2017

Kisah Program Aplikasi Pencarian Peribahasa, Ungkapan, dan Kiasan Bahasa Indoensia Beserta Artinya

Alkisah ada seorang pengembara di dunia perkodingan, yang hari-hari dilaluinya selalu dihiasi dengan mimpi-mimpi. Baik itu mimpi indah, mimpi, buruk, mimpi masa lalu, mimpi masa depan, mimpi nggak jelas hingga mimpi sejelas film bioskop. Salah satu dari mimpinya adalah membuat program aplikasi komputer yang dapat bermanfaat buat manusia banyak, terutama manusia Indonesia.

Suatu hari yang panas dan terik, si pengembara duduk di tepian telaga sunyi yang sejuk, sekedar melepas lelah, mengeringkan peluh. Diiringi alunan syahdu lagu merdu mendayu dari MP3 playernya. Semilir angin AC hampir melenakannya. Sekonyong-konyong, jatuhlah buah nanas di atas kepalanya, dari pohon yang menjadi sandarannya. Setelah terhilang rasa kagetnya, si pengembara mengelus-elus kepalanya, terasa kulit kepalanya pedih dan perih... si pengembara tercenung sejenak... perih... ah yaa! perihbahasa!! .. eh peribahasa (nggak pake 'h').

Dan semenjak si pengembara kejatuhan buah nanas, ia banyak melamun, melamun, dan melamun. Bukan gara-gara karena kejatuhan nanas ya. Tapi karena memang dia suka melamun dan berkhayal. Sambil melamun dan makan bekalnya, dia membuka kitab berisi foto-foto saudara seperguruannya... tiiinggg! Secercah cahaya memasuki alam pikirannya. Si pengembara teringat, ia memiliki saudara eh saudari-saudari seperguruan yang memiliki ilmu tingkat tinggi tentang peribahasa di dunia perbahasaan. Langsung dengan ilmu telepatinya si pengembara menghubungi saudari-saudari seperguruannya untuk membantunya bahu-membahu mengisi database aplikasi pencarian peribahasa. Gayung pun bersambut. saudari-saudari seperguruan si pengembara menyanggupi permintaan bala bantuan.

Dengan semangat 45, si pengembara mulai banting tulang peras keringat putar otak membuat program aplikasi komputer untuk mencari peribahasa bahasa Indonesia berbasis web. Si pengembara menginginkan aplikasi komputer tersebut berbasis web agar dapat menjangkau area wilayah Indonesia yang lebih luas lagi, dari Sabang sampai Merauke.

Singkat cerita, berhasillah si pengembara mengembangkan program aplikasi komputer pencarian peribahasa Indonesia berserta artinya. Namun, lagi-lagi sifat dasar si pengembara, mengembara ke sana kemari sambil melamun, membentuk satu sifat lagi yaitu tidak merasa tenang. Alhasil, yang semula hanya ingin membuat program aplikasi komputer mengenai peribahasa, berubah, ditambahi dengan, tidak tanggung-tanggung, ungkapan dan kiasan bahasa Indonesia beserta artinya. Dan... banting tulang peras keringat putar otak dilakukan lagi oleh si pengembara selama 7 hari tujuh malam... sampai badan si pengembara berubah drastis tinggal kulit berbalut daging alias ndut brooo.

Hingga akhirnya, hari ini, di sini, di bangku ini, si pengembara berhasil menyelesaikan program aplikasi pencarian peribahasa, ungkapan, dan kiasan bahasa Indonesia... disertai isi-isinya, yang mengandung 2881 peribahasa, 107 ungkapan, dan 110 kiasan... bisa dipakai kapan saja, di mana saja, oleh siapa saja, di alamat situs web http://peribahasa.ilmubiner.web.id yang aktif full time selama 24 jam, 7 hari seminggu. Si pengembara pun sujud syukur ke hadirat Allah SWT lalu memohon agar program aplikasi yang dibuatnya dapat bermanfaat bagi bangsa Indonesia dan bangsa-bangsa lain, aamiin YRA

Selasa, 02 November 2010

Alasan Mengapa (Lebih Baik) Tidak Menggunakan Table sebagai Layout

  1. W3C mendefinisikan table dibuat untuk menampilkan data bukan untuk menyusun layout. Jika kita menggunakan XHTML berarti pemakaian table untuk penyusunan layout tidak valid. (Komentar : selama masih bisa membantu, kenapa tidak)
  2. JIka penyusunan layout-nya "kompleks" biasanya dengan memakai table akan sulit diedit dan dicari kesalahannya serta kemungkinan kurangan tag penutup semakin besar. (Komentar : Pakai perangkat lunak HTML/CSS WYSYWIG yang canggih dong)
  3. Table tidak luwes. Pemakaian satuan % untuk lebar table dapat "menghancurkan" tampilan. Tetapi jika tidak menggunakan % untuk lebar table (fixed width), lebarnya ya segitu aja meskipun lebar browser-nya berubah. (Komentar : tergantung kasus dan kompleksitas layout, terkadang memakai table yang berukuran "fixed" lebih nyaman -walaupun nggak selalu-)
  4. Pemakaian table bersarang (nested table) dapat mengurangi kecepatan tampil (Komentar : ya iyalah. Soalnya tag tr dan td jadi banyak)
  5. Pemakaian table dapat mengurangi SEO (Search Engine Optimization). Karena SEO biasanya menganggap isi halaman web paling awal adalah yang paling penting. Sedangkan jika menggunakan table maka baris-baris awal akan diisi dengan menu-menu untuk ditampilkan "bagian kiri". (Komentar : Ok)
  6. Berkaitan dengan alasan no. 5 di atas, jika memakai table akan membuat "bagian isi" di-load setelah "bagian kiri" (menu). Jika user tidak sabar, bisa-bisa dia akan berpindah kelain halaman. (Komentar : Oh gitcyu to)
  7. Table apabila dicetak ke printer, hasilnya belum tentu memuaskan. Bisa terpotong atau tampilannya berantakan sama sekali. (Komentar : bener ih!)
Kesimpulannya : belajarlah menggunakan CSS untuk menyusun layout! ... keep learning! :)

(Diterjemahkan secara asal-asalan dari : http://webdesign.about.com)