Tampilkan postingan dengan label Virus Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virus Komputer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Mei 2009

Titik-titik Lemah pada Ms-Windows yang Digunakan Virus untuk Menyerang Komputer Anda

Berikut artikel dari sebuat forum diskusi :

Title: Re: Membongkar Pertahanan Virus Lokal Menggunakan Visual Basic Script dan Tex
Post by: ebadboy on May 14, 2008, 03:50:01 AM
Pesatnya perkembangan virus lokal belakangan ini yang terkadang menginfeksi komputer, menuntut harus mulai berfikir mengambil bagian tentang bagaimana cara pembuatan pencegahnya. Hal ini diperlukan, karena virus lokal terkadang sulit dideteksi oleh beberapa antivirus terkemuka, kecuali oleh beberapa antivirus buatan lokal yang kemudian dipublikasikan sebagai antivirus yang mampu menangani satu atau beberapa jenis virus lokal. Hal ini bisa terjadi mungkin saja disebabkan karena virus lokal bekerja tidak sebagaimana virus non lokal pada umumnya, sehingga keluar dari standar pencarian virus, contohnya saja jarang sekali virus lokal yang menginfeksi file exe atau file com atau yang lainnya, sehingga sangat sulit dideteksi sebagai virus atau bukan, kecuali ketika virus tersebut telah dilaporkan dan terdeteksi oleh pembuat antivirus, baru virus tersebut dapat diatasi, lagi-lagi tercipta asumsi bahwa virus selangkah lebih maju dari antivirus. Salah satu penyebab dari sulitnya mendeteksi virus lokal ini, karena hampir tidak ada bedanya dengan file biasa, apalagi virus ini juga menggunakan bahasa lokal. Satu sisi mungkin bisa berbangga, karena beberapa nama virus lokal merupakan bahasa Indonesia, dan telah menjadi nama yang berada di database daftar virus internasional. Kini saatnya mencoba membongkar pertahanan virus lokal secara manual, yang mungkin suatu saat teknik ini akan mampu menciptakan antivirus secara sederhana. Teknik membongkar pertahanan virus lokal menggunakan bahsa visual basic script dan teks edior mengacu pada target pengamanan beberapa bagian vital yang diinfeksi oleh virus, seperti registry, msconfig, sysedit, cmd, folder windows, system32 dan masih banyak lagi. Hal ini dimaksudkan bahwa dengan memahami teknik membongkar pertahahanan virus tentunya diharapkan mampu mencegah virus menginfeksi komputer lebih dini, hal ini sejalan dengan asumsi bahwa mencegah lebih baik dari mengobati. Kata Kunci : Virus, Registry, Infeksi, Perlindungan, Pencegahan

1. Daerah Rawan Yang Menjadi Target Serangan Virus
Ini adalah standar virus lokal tentang daerah apa saja yang akan diserang oleh virus,
memang ada beberapa yang tidak standar, namun biasanya file inti dari sebuah virus tidak jauh
berada di folder windows, system32 dan lain sebagainya. Kalau pun tidak berada disana, bisa
melacaknya melalui registry windows, tentunya fasilitas registry harus tidak terblokir. Yang
jelas, virus pasti berusaha masuk ke sistem yang ada di komputer untuk mengunci sistem,
memanipulasi dan mengganti sistem tersebut agar virus dapat lebih leluasa berkembang biak.

2. Registry Windows Sebagai Target Utama Serangan Virus Lokal
Registry windows merupakan suatu database untuk menyimpan dan mengatur sistem di
windows. Registry windows merupakan otak dari sistem operasi windows yang dijalankan,
registry windows akan selalu dibackup oleh sistem dalam hitungan waktu tertentu, registry
windows juga akan melakukan backup pada saat melakukan shutdown. Dengan registry
windows, dapat melakukan beberapa perubahan dan perbaikan terhadap sistem, bahkan dapat
melakukan beberapa pengaturan untuk meningkatkan kinerja windows, memanggil beberapa
file pada saat startup dan lain sebagainya. Karena keberadaan registry windows yang sangat
vital ini, maka registry menjadi sasaran utama virus untuk melakukan beberapa pengaturan yang
terkait dengan persiapan-persiapan aktivitas virus. Berikut adalah registry windows yang
dijalankan melalui klik start run ketik regedit.

2.a. Kunci Utama Registry Windows
Registry windows terdiri dari 5 Key sebagai kunci utama yaitu :
HKEY_CLASSES_ROOT (HKCR);
HKEY_CURRENT_USER (HKCU);
HKEY_LOCAL_MACHINE (HKLM);
HKEY_USERS (HKU)
HKEY_CURRENT_CONFIG (HKCC).
HKCC mempunyai Key Software dan Key System. Dan Key System mempunyai anak lagi yaitu
Current Control Set, dan Key Current Control Set mempunyai anak Key Control dan Key Enum,
dan seterusnya yang tidak dapat dijelaskan secara rinci disini

2.b. Setiap Kunci Utama (Key) Pada Registry Memiliki Nilai (Value)
Value merupakan isi dari setiap key yang ada di registry windows. Dilihat dari tipe
datanya, value memiliki 3 jenis data, yaitu DWORD dengan jenis angka atau integer, STRING
dengan jenis karakter (huruf) atau kalimat, BINARY dengan jenis angka biner, dan masih ada
beberapa jenis lain, namun tidak dibahas karena jarang dipakai dalam registry itu sendiri.

2.c. Alamat Registry
Dalam hal pengaturannya, registry windows mempunyai alamat yang berguna untuk
mengatur konfigurasi pada windows, misalnya :
Untuk menjalankan suatu aplikasi secara otomatis, dapat dilihat pada alamat
HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\

Untuk memanipulasi kode explorer, dapat dilihat pada alamat :
HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\

Untuk memanipulasi drive penginstalan, lisensi pada windows, dapat dilihat pada alamat:
HKLM\Software\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\

3. Registry Sasaran Virus Lokal
Dari sekian banyak alamat registry yang memiliki fungsi masing-masing, hanya
sebagian alamat registry saja yang menjadi sasaran virus untuk mengatur penyerangan dan
perlindungan virus yang biasa di exploitasi oleh virus lokal. Paling tidak jika menemukan virus
lokal, sebaiknya cek di alamat registry ini:

3.a. Registry Mengaktifkan Virus Lokal
Berguna untuk memicu file virus agar otomatis aktif pada saat startup, virus akan
mengakses alamat ini dan memberikan nilai alamat dimana file virus berada, dan akan selalu
aktif setiap kali startup, dengan alamat :
HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\
HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

3.b. Registry Menyembunyikan Extension File
Pada alamat registry ini biasanya digunakan untuk menyembunyikan extension file.
Biasanya virus menyembunyikan extension file untuk menipu user, seperti yang dilakukan oleh
sebagian virus lokal, hal ini dapat dilakukan pada registry dengan alamat :
Alamat : HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\
Key : HideFileExt
Value : 1

3.c. Registry Menyembunyikan File Hidden
Alamat registry ini berguna untuk menyembunyikan file dengan atribut hidden. Jadi
untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, virus menyembunyikan diri dengan mengatur
file beratribut hidden. Walaupun sebenarnya ada teknik lain, yaitu dengan membuat nama file
utama virus mirip dengan nama system file di windows, misalnya file svchost, lsass, csrss, dan
lain – lain, nama file tersebut mirip dengan nama file system yang ada pada windows, alamat
registry untuk menyembunyikan file yang beratribut hidden tersebut adalah (Lihat Gambar-4) :
Alamat : HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\
Key : Hidden
Value : 0
File yang beratribut hidden pada windows explorer ditandai dengan icon yang kabur.
file tersebut dapat disembunyikan dengan alamat registry di atas tadi. Sehingga pada windows
explorer, semua file yang beratribut hidden tidak akan terlihat, begitu juga dengan file virus
dalam menyembunyikan dirinya. file virus tidak akan terlihat karena file tersebut diatur dengan
atribut hidden.


3.d. Registry Memblokir Regedit
Registry ini berguna untuk
mengunci regedit yang ada di
windows. Sehingga bila mencoba
masuk ke registry, maka akan
muncul pesan pemblokiran : "registry editing has been disabled by your administrator"
Alamat : HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\
Key : DisableRegistryTools
Value : 1

3.e. Registry Memblokir Command Prompt
Gambar-7: Pesan command prompt yang diblokir
Registry ini
berguna untuk mengunci
command prompt.
Sehingga bila mencoba
masuk ke command
prompt, maka akan timbul
pesan pemblokiran "command prompt has been disabled by your administrator"
Alamat : HKCU\Software\Policies\Microsoft\Windows\System\
Key : DisableCMD
Value : 1

3.d. Registry Memblokir Task Manager
Registry ini berguna untuk
mengunci Task Manager. Sehingga
bila mencoba masuk ke Task
Manager, maka akan timbul pesan
pemblokiran "task manager has been disabled by your administrator"
Gambar-8: Pesan task manager yang diblokir
Alamat : HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\
Key : DisableTaskMgr
Value : 1



4. System Editor ( SysEdit )
Selain virus menyerang daerah registry,
virus juga akan menyerang sysedit atau
sistem editor. System editor atau yang
biasa disingkat dengan Sysedit adalah file
tertentu yang dijalankan. ketika komputer
masuk ke windows pertama kali, seperti
halnya regedit. Sysedit ini biasanya masih
banyak dipakai di sistem operasi windows
lama seperti win95, Win98, Win3.1,
walaupun memang sudah lama, secara
tidak langsung berpengaruh juga pada user
yang memakai sistem operasi windows
XP. Untuk melihat sysedit ini klik
StartRunKetik sysedit

Jadi sebenarnya dalam sysedit ini, bisa memanipulasi file yang pertama kali dieksekusi oleh
windows ketika windows berjalan di komputer anda. File yang dimaksud dapat dijelaskan
sebagai berikut :

4.a. Config.sys
Config.sys adalah file yang memuat tentang seluruh konfigurasi windows dan
dijalankan ketika pertama kali windows mulai. Letak file ada di drive C:\ dan mempunyai
atribut file system dan hidden.

4.b. Autoexec.bat
Autoexec.bat adalah file yang berisi perintah yang ada di komputer dan akan dijalankan
pertama kali ketika windows berjalan. Letak file ada di drive C:\ dan mempunyai atribut file
system dan hidden.

4.c. Win.ini
Win.ini juga sebuah file yang dieksekusi pertama kali oleh windows. File ini berisi
tentang aplikasi 16 bit yang di-support oleh windows.


4.d. System.ini
System.ini adalah sebuah file yang berguna untuk menyimpan data font yang diakses
oleh windows ketika pertama kali.

5. Folder Yang Sering Menjadi Target Serangan Virus Untuk Pertahanan
Selain akan menginfeksi registry, virus juga akan menggandakan diri ke beberapa
folder yang dianggap penting dan rawan, hal ini dimaksudkan agar keberadaan virus tetap eksis
dan sulit diketahui oleh pemakai, karena pada umumnya file yang berada pada folder-folder
penting dianggap rawan untuk dihapus, sebab akan mempengaruhi kinerja sistem. Adapun
alamat folder yang sering adalah : c:\windows, c:\windows\system, c:\windows\system32





Cara Kerja Pencegahan Dan Perlindungan Dari Virus Lokal:


Cara kerja teknik pencegahan dan perlindungan dari virus lokal ini adalah kebalikan
dari virus itu sendiri, terutama dalam hal infeksi registry. Hal ini dimaksudkan agar dapat
mengakses registry, command prompt, msconfig dan masih banyak lagi, sehingga dapat melacak
keberadaan file induk virus lokal yang dimaksud, mengetahui bagaimana virus tersebut
menyerang, bertahan, dan pada bagian apa saja virus tersebut melakukan berbagai perubahan.

Berikut ada contoh perintah visual basic script yang dapat dibuat dengan text editor notepad dan
disimpan dengan nama file ber extention vbs (contoh : bongkarvirus.vbs),


on error resume next
dim infreg, almreg

rem -- dapat memilih beberapa beberapa baris scrip saja sesuai kebutuhan

set infreg = createobject("WScript.Shell")

rem -- membongkar beberapa fasilitas yang diblokir
almreg = "HKCU\Software\Policies\Microsoft\Windows\System\"
infreg.RegWrite almreg & "DisableCMD","0", "REG_DWORD"

almreg = "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\"
infreg.RegWrite almreg & "Policies\System\DisableTaskMgr","0","REG_DWORD"
infreg.RegWrite almreg & "Policies\System\DisableMsConfig","0","REG_DWORD"
infreg.RegWrite almreg & "Policies\System\DisableRegistryTools","0","REG_DWORD"

rem -- membongkar beberapa fasilitas yang dihidden
infreg.RegWrite almreg & "Explorer\Advanced\Hidden","0","REG_DWORD"
infreg.RegWrite almreg & "Explorer\Advanced\HideFileExt","0","REG_DWORD"
infreg.Regwrite almreg & "Explorer\Advanced\ShowSuperHidden","0x00000000"

almreg = "HKLM\Software\Policies\Microsoft\Windows NT\SystemRestore\"
infreg.RegWrite almreg & "DisableSR","0","REG_DWORD"

almreg = "HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\"
infreg.Regwrite almreg & "Folder\SuperHidden\type","checkbox"
infreg.Regwrite almreg & "Folder\HideFileExt\type","Checkbox"

rem -- membongkar kemabali beberapa fasilitas yang disembunyikan untuk dimunculkan
almreg = "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\"
infreg.RegWrite almreg & "NoRun", "0", "REG_DWORD"
infreg.RegWrite almreg & "NoFind", "0", "REG_DWORD"
infreg.RegWrite almreg & "NoClose", "0", "REG_DWORD"
infreg.RegWrite almreg & "NoViewOnDrive", "0", "REG_DWORD"
infreg.RegWrite almreg & "NoControlPanel", "0", "REG_DWORD"
infreg.RegWrite almreg & "NoFolderOptions", "0", "REG_DWORD"
infreg.RegWrite almreg & "NoViewContextMenu", "0", "REG_DWORD"
infreg.RegWrite almreg & "NoStartMenuMorePrograms", "0", "REG_DWORD"


rem -- mengembalikan beberapa inisial yang dirubah untuk mempublikasikan virus
almreg = "HKCU\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main\"
infreg.Regwrite almreg & "Start page","About:blank"

almreg = "HKLM\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\"
infreg.Regwrite almreg & "ProductId","Your ID"
infreg.Regwrite almreg & "RegisteredOwner","Owner"
infreg.Regwrite almreg & "RegisteredOrganization","Organization"

Selasa, 28 April 2009

Gejala-gejala atau Tanda-tanda Komputer Terserang Virus atau Malware

Waspadai gejala-gejala atau tanda-tanda di bawah ini. Mungkin komputer anda telah terserang virus komputer atau malware lainnya seperti worm, trojan horse, adware, spyware.
  • Komputer menjadi lambat, malah hang atau paling parah blue screen.
  • Lampu harddisk sering berkedip-kedip (menunjukkan ada banyak proses baca-tulis pada harddisk)
  • Kapasitas harddisk atau flashdisk menurun drastis. Bahkan cepat habis.
  • Muncul pesan-pesan atau pop-up asing dan aneh yang tidak pernah muncul sebelumnya.
  • Ada permintaan yang muncul sendiri untuk melakukan download atau install.
  • Ada toolbar pada window browser anda tanpa anda install.
  • Saat pertama kali membuka browser, langsung membuka situs "asing".
  • Setting komputer berubah dengan sendirinya.
  • Ada file-file "asing" di dalam harddisk atau flashdisk.
  • File-file anda tiba-tiba hilang atau berubah icon-nya atau berubah ekstensinya atau malah tidak dapat dibuka.
  • Program komputer menjadi lambat dibuka atau lambat saat dipakai.
  • CD atau DVD drive membuka atau menutup sendiri.


Artikel Terkait :

Virus Komputer, Worm, Trojan, Malware, Rootkit

Virus komputer adalah program komputer yang dapat "menempelkan" dirinya sendiri pada program-program lainnya tanpa diketahui pemilik program dan memperbanyak dirinya secara diam-diam.

Worm komputer adalah program komputer berdiri sendiri yang dapat mengopy atau memperbanyak dirinya sendiri secara diam-diam, tanpa perlu "menempel" pada program lain.

Trojan Horse adalah program komputer yang digunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuka akses ke komputer yang ditularinya. Torjan horse dapat diikutsertakan dalam virus, worm, adware, atau spyware.

Adware adalah program komputer yang digunakan untuk promosi (advertizing).

Spyware adalah program untuk memata-matai aktifitas user dan mengumpulkan informasi personal yang biasanya gunakan untuk tujuan komersial.

Program adware dan spyware biasanya secara diam-diam akan di-copy atau di-install saat user meng-install software tertentu.

Malware singkatan dari malicious software adalah istilah untuk program-program yang dibuat untuk memasuki atau merusak sistem komputer orang lain. Jadi yang termasuk malware adalah virus, worm, adware, spyware.

Hoax adalah pesan palsu. Virus hoax adalah pesan palsu akan adanya suatu virus komputer yang sebenarnya tidak ada. Tujuan hoax komputer adalah bikin geger dunia persilatan eh dunia komputer.

Rootkit adalah program yang dibuat untuk menyembunyikan atau menyamarkan bahwa sistem komputer telah dikompromi. Rootkit ditujukan untuk mengambil alih kontrol terhadap sistem operasi. Rootkit digunakan oleh oknum sebagai pembuka jalan untuk dapat mengaktifkan malware lainnya. Tetapi rootkit juga digunakan oleh program anti virus untuk menyamarkan dirinya agar tidak terinfeksi oleh virus.

Artikel Terkait :

Senin, 23 Maret 2009

Anti Virus Terhebat, Terbaik dan Tercanggih

Apa anti virus yang paling hebat dan canggih? demikian pertanyaan yang sering dilontarkan oleh para pengguna komputer. Pertanyaan tersebut timbul karena pengguna sering terinfeksi virus komputer berulang kali biar pun sudah menggunakan berbagai program anti virus.

Sebelum lebih mengetahui anti virus yang terhebat, terbaik dan tercanggih, kita harus mengetahui fakta-fakta sebagai berikut :
  • Setiap hari selalu bermunculan virus-virus baru di seluruh penjuru dunia.
  • Flashdisk adalah media penyebaran virus yang paling efektif.
  • Internet, e-mail dan jaringan komputer adalah salah satu media penyebaran virus.
  • Software bajakan tidak 100% bebas virus.
  • Virus selalu menyerang sistem operasi Microsoft Windows.
  • Handphone pun bisa tertular virus dan penyebar virus.
Dari fakta di atas, setiap hari ada saja virus-virus baru bermunculan tentu saja membuat kewalahan perusahaan pembuat anti virus. Para pakar virus di perusahaan anti virus, tentu saja membutuhkan waktu untuk menganalisa virus baru dan membuat penangkalnya. Dengan demikian ada rentang waktu di mana virus baru belum ada penangkalnya.

Semakin canggih virusnya akan semakin sulit dianalisa dan dibuat penangkalnya. Singkat kata : maling selalu selangkah di depan polisi. Maling akan menyikat habis harta benda si korban sedangkan polisi membutuhkan waktu untuk melacak dan memburu maling setelah harta benda korban hilang atau rusak.

Satu lagi, perusahaan anti virus sangat tergantung kiriman-kiriman dari dari para korban serangan virus komputer yang mengirimkan sampel file yang diduga terkena virus. Jika tidak ada korban yang mengirimkan sampel, sudah dipastikan penangkal virus tidak dapat dibuat.

Teknologi USB (FD) Flashdisk sangat fenomenal sekali berkembang pesat dalam hal kapasitas penyimpanannya dan kemudahan memakai serta membawanya. Namun kemudahan ini membawa malapetaka bagi para pengguna komputer. Kenapa? karena dengan FD, pengguna komputer dengan leluasa menancapkan FD-nya di sembarang komputer! Sehingga membuat kemungkinan FD terinfeksi virus dan menularkan virus menjadi lebih besar.

Internet dan jaringan komputer pun menjadi salah satu wahana untuk virus bergerilya menulari komputer-komputer yang terhubung pada internet dan jaringan tidak peduli melalui kabel maupun nir-kabel.

Pengguna software bajakan di Indonesia sangat tinggi. Beberapa software di antaranya mengandung virus terutama crack, patch, dan keygen-nya. Demikian pula untuk software shareware dan freeware. Banyak yang mengandung worm atau trojan atau spyware.

Virus komputer senang berkembang biak di Ms Windows / DOS. Kenapa? karena keamanan Ms Win dan DOS tidak bagus. Jadi gunakanlah sistem operasi yang lebih aman. Catatan : ada beberapa virus yang dibuat untuk jalan di Linux tidak banyak, juga di Unix dan MacOS, namun jumlahnya masih sedikit.

Handphone dalam hal ini smart-phone yang menggunakan sistem operasi Ms Windows CE / Mobile dan Symbian juga rentan terhadap serangan virus dan juga menjadi biang kerok pembawa virus. Bisa jadi virus untuk komputer masuk ke handphone saat terhubung ke komputer dan kemudian handphone dicolokkan juga dikomputer lainnya sehingga komputer tersebut menjadi tertular walau pun handphone-nya tidak.

Nah lalu anti virus yang terhebat, terbaik dan tercanggih apa dong???

Dari keterangan di atas, anti virus yang terhebat, terbaik dan tercanggih adalah diri kita sendiri!!! Tindakan kita yang protektif dan preventif dapat mengurangi resiko terserang virus komputer. Istilah kerennya : memperkuat self immune komputer.

Berikut tindakan preventif dan protektif yang bisa dilakukan untuk meminimalisir serangan virus atau malware lainnya :
  • Jangan gonta-ganti pasangan, setialah pada satu pasangan. Maksudnya flashdisk anda jangan colok sana colok sini.
  • Gunakanlah pengaman sebelum berhubungan dengan yang lain. Maksudnya pakailah flashdisk yang ada write-protect-nya atau menggunakan memory card Secure Disk (SD atau Micro SD) yang memang sudah ada write protect-nya jika ingin dicolokkan pada komputer lain atau bisa juga menggunakan CDRW jika ingin share file di komputer lain.
  • Tanamkan di otak anda : tidak ada komputer yang aman 100% dari virus komputer. Hal ini bisa menyugesti anda untuk lebih hati-hati dalam menggunakan komputer.
  • Lakukan scan virus terlebih dahulu setelah anda mencolokkan flashdisk / memory card atau memasukkan CD/DVD ROM atau disket ke komputer anda.
  • Batasi dan perketat penggunaan internet atau jaringan komputer. Biasanya situs-situs porno atau situs-situs software bajakan mengandung program virus (juga situs-situs hacker dan cracker).
  • Jangan share folder atau file pada jaringan komputer. Kalau pun terpaksa, share-lah folder anda dengan menggunakan login dan password dan juga share secara read only.
  • Jangan sembarangan membuka e-mail dari orang yang tidak dikenal, apalagi yang ada attachment-nya.
  • Jangan menggunakan smart phone untuk keperluan share file, browsing situs aneh, atau membuka email dari pengirim tak dikenal.
  • Diusahakan tidak sharing file melalui program chatting atau program peer-to-peer.
  • Gunakan CD/DVD software orisinil (tidak perlu beli, bisa pinjem kok, gratis).
  • Pasang program anti-virus paling baru versinya. Sering update virus data-nya. Pilihlah program anti-virus yang paling banyak digunakan di penjuru dunia dan paling sering mengupdate virus datanya. Jangan termakan iklan dan promosi apalagi kata orang.
  • Karena tidak ada komputer yang aman 100% dari serangan virus, mulai saat ini backup-lah file data anda secara teratur pada CD-ROM atau DVD-ROM.
  • Tidak usah pakai atau punya komputer kalau takut tertular virus komputer (just kidding...:))).
Catatan :

Untuk sementara, saat ini penulis menggunakan dua program anti virus yaitu Mc*fee VirusSc*n ver. 7 untuk memblok dan scanning, dan PCM*V untuk scanning. Mc*fee VirusSc*n untuk scanning virus luar negri dan PCM*V untuk virus dalam negri. Anti virus yang pernah dipakai : Nort*n, Sym4ntec, 4vir4, 4VG, 4nsav, cl4m4v, n*d32.

Mc*fee VirusSc*n versi jadul ini virus datanya sering update rata-rata sebulan dua kali, sering dalam satu minggu bisa beberapa kali update. Hanya saja file virus datanya berukuran besar sekali sehingga waktu downloadnya lama.

Hati-hati terhadap pernyataan "anti virusnya update tiap dua jam sekali" Maksud dari pernyataan ini adalah program anti virusnya akan melakukan koneksi internet untuk mengambil / men-download file update virus data setiap dua jam (tidak peduli file virus datanya sudah diupdate atau belum)

Selain itu menggunakan program AnVir Task Manager Pro (shareware) untuk mendeteksi jika ada program yang ingin mengubah StartUp pada registry. Karena banyak program virus yang akan mengubah StartUp di registry agar dirinya ikut dijalankan saat komputer dinyalakan / di-restart. Selain itu AnVir digunakan untuk melihat proses-proses yang jalan.

Dengan membiasakan melihat (kalau bisa sih hapal) proses, biasanya dengan sendirinya jika ada proses baru atau proses asing dapat dikenali. Dari sini proses baru atau asing tersebut dapat dilacak dari file mana proses itu dijalankan, apakah dari program yang sengaja kita install atau bukan.

Selain itu, jika komputer memiliki akses ke internet, aktifkan program firewall untuk mendeteksi akses internet keluar masuk ke komputer. Meskipun firewall tidak menjamin 100% komputer aman dari serangan. Tapi paling tidak dengan adanya firewall kita memperkecil kemungkinan diserang sampai menjadi 5-10%.

Staff di lab komputer menggunakan software DeepFreeze untuk mengunci partisi harddisk agar isi harddisk tidak bisa diupdate oleh manusia maupun program komputer. Tetapi tetap saja DeepFreeze memiliki kelemahan.


Link Terkait :